Wednesday, 1 July 2015

semester 2 di Pendidikan Dokter ini mendebarkan *geerr*

Hai Assalamu'alaikum wr wb

girls nd Boys yang nyasar di blogkuu
how's life today?

moga harimu selalu menyenangkan!!

Aku lagi liburan di Jogja nih
udah 1,5 minggu disini :)

dan lumayan Refreshing dari segudah materi, kertas dan buku-buku kedokteran yuhuuw

tapi kali ini aku belom ngebahas tentang liburan di Jogja dan sekitarnya tetapi mau cerita tentang hasil studi semester 2 di Pendidikan Dokterku :)

 Untung aja banyak yang ga tau blog aku ini :)
Jadi buat kenang-kenangan aku pengen nge post tentang semester genapku :)

yang paling ga nyangka nilai Bahasa Indonesia bisa dapet A
alhamdulillah, doa orangtua banget
soalnya b.indo itu mata pelajaran paling angker di seluruh fakultas
walau menurutku dosennya baikbanget
tapi gatau banyak yang fail di mata kuliah ini



honestly
ini merupakan blog pribadiku tempat aku mencurahkan rasa sedih dan senangku

yuhuu aku ngambil 24 SKS buat semester ini
walau sistem di FK itu pake blok
tapi kalau di SKS-in itu ada 24 SKS :)


but masih ada 2 nilai yang belom keluar
ditunggu wae yooo

Moga nilainya bagus aamiin ya Rabb


hehe

Ini ada bonus fotoku
di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada

Ada sedikit urusan gituh




PRAY FOR THE BEST
DOA ORANGTUA IS THE MOST BESSSSTESST
LAILASYIFA RAHMI
ALWAYS FIGHTING
ALWAYS BE THE BEST
WORLD TRAVELER

Friday, 26 June 2015

curcol malam tentang -Mengagumi tapi tak sembarang kagum ^^

ape korang tak tahuke? gmn aku rase sekarang nih?

iyee, memanglah raseni maybe hanye aku dan ALLAH je yang tau,

you? sampai kapan akan tau?

fiuhh


*efek nonton film malaysia*

nyesss

cinta dalam diamkah? mungkin belum cinta tapi "kagum"

ah aku sudah belajar pembagian masa remaja, yaitu
1. remaja dini
2. remaja lanjut (18-20 tahun) --> ni lah aku

tapi masih aja pikirannya kayak remaja awal dan terkadang seperti anak2
masih suka-suka gtu

duhh :(

Dan jika memang 'kagum dalam diamku' itu tak memiliki kesempatan untuk berbicara di dunia nyata, biarkan ia tetap diam

"aku mengangumimu dalam diam, dengan isyarat yg tak kan pernah tertangkap oleh indera, sampai sekarang mungkin kamu masih menduga-duga, betul tidak?

aku tahu memiliki rasa ini adalah sebuah kesalahan, namun... aku dibuat tak berdaya oleh rasa ini, DIAM.. mnjdi caraku untuk mengagumimu secara spesial, .."


jika dia memang bukan milikku, toh Allah, melalui waktu akan menghapus 'kagum dalam diamku' itu dengan memberi rasa yang lebih indah dan orang yang lebih tepat 


biarkan 'kagum dalam diamku' itu menjadi memori tersendiri dan sudut hatimu menjadi rahasia antara kau dengan Sang Pemilik hatiku 



terimakasih telah pernah memberi moment indah :)